Serang. Pengajian bulanan Pimpinan Wilayah Muhammadiah dengan tema Ikhtiar Menyelamatkan Semesta kembali digelar di gedung Dakwah Muhammadiyah wilayah Banten. Alhamdulillah, hampir unsur pimpinan Wilayah muhammadiyah banten dapat menghadirinya.
Pengajian di buka dengan pembacaan Ayat suci AlQuran oleh Unsur pimpinan daerah muhammadiyah Cilegon, Ahmad Fiturralah, MT.
Pengajian di buka oleh Dr.H Ahmad Amarullah M.Pd, selaku rektor UM Tangerang dan juga Wakil Pimpinan wilayah muhammadiyah Banten.

Pengajian bulanan yang rutin dilakukan oleh Pimpinan wilayah Muhammdiyah Banten merupakan kegiatan yang dilakukan secara swadaya dan sebagai bentuk rekonsiliasi pasca pemilu 2024.
Dalam pengajian juga dilakukan penyerahan miniatur reaktor di perusahaan kimia Dikdasmen kota Cilegon.

Disusul oleh pemberian produk sampo cuci mobil dan semir ban dari SMK Muhammadiyah Tangsel.

Dalam sesi pengajian, Prof Hilman Latif menyampaikan agar berpolitik itu jangan terlalu dibawa ke dalam Hati. Jadi, dibawa serius namun jangan terlalu serius. Muhammadiyah bersikap agar dapat mengisi kegiatan kedepan sesuai risalah berkemajuan hasil muktamar pada tahun 2022.

Risalah Islam berkemajuan berisi tentang 4 point penting diantaranya adalah ;
1. Gerakan Muhammadiyah merupakan gerakan dawah yang mengedepankan amar Ma’ruf nahi mungkar.
2. Muhammadiyah sebagai gerakan Tajdid atau gerakan pembaharuan. Organisasi yang selalu uptudate, selalu melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.
3. Muhammdiyah sebagai gerakan ilmu. Oleh karenanya upaya atau kegiatan pengajian dan pengkajian terus dilakukan oleh Muhammadiyah di semua level pimpinan di seluruh Indonesia bahkan dunia.
4. Muhammadiyah sebagai gerakan amal. Diharapkan para pengurus pimpinan muhammadiyah dapat menjaga amal mal baik yang telah dilakukan oleh para pendahulu muhammadiyah sebelumnya.
Selain itu Prof Hilman pun menghimbau agar Pimpinan Wilayah dapat tertib dalam mencatatkan aset dan penganggaran anggaran di pimpinan di wilayahnya masing masing.